Menu Tutup

Prodi Teknik Informatika UMT Gelar Live Design Competition

Tangerang, – 17 orang peserta meriahkan acara Live Design Competition yang diselenggarakan oleh Program Studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Tangerang

Kompetisi ini merupakan bagian dari rencana kerja prodi TI, yang mana kompetisi ini dilaksanakan pada tanggal 29 Desember 2019 dengan mengambil tema “Menjadikan Program Studi Teknik Informatika Unggu Dalam Teknologi Informasi”.

“Salah satu tujuan diadakannya Live Design Competition adalah sebagai ajang bagi mahasiswa prodi TI untuk unjuk ‘gigi’ dalam bersaing dengan mahasiswa lainnya sekaligus untuk mengenalkan misi dan fisi prodi TI bagi khalayak luas, ” kata Syepry Maulana Husain selaku Ketua Program Studi Teknik Informatika UMT.

Syepry menjelaskan Live Design Competition merupakan agenda rutin yang diselenggarakan oleh Prodi Teknik Informatika UMT.

Terkait dengan kompetisi ini, Peserta disyaratkan membuat banner untuk web site prodi informatika sekreatif mungkin mengenai tema tersebut tak hanya tentang kesesuaian desain dengan tema tetapi juga indicator lain seperti typography, komposisi, illustrasi dan orisinalitas dari desain yang dibuat.

Mengutip pesan ketua dewan juri Dyas Yudi Prianggodo bahwa, gagasan yang dilahirkan tidak hanya baik, namun juga harus memberikan diferensiasi (pembeda) dengan peserta yang lainnya.

beliau juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh peserta yang sudah berpartisipasi dalam Live Design Competition.

“Kami mohon maaf kepada yang tidak terpilih dan hal-hal lain yang sekiranya kurang memuaskan dan menyenangkan. Namun keputusan juri tidak bisa diganggu gugat,” ujarnya.

Dewan Juri memutuskan pemenang kompetisi ini adalah “Atika Rahma” sebagai pemenang Live Design Competition (juara ke-1), Rizqi Arman Dani (juara ke-2), dan Diki Ramadhan (juara ke-3).

Ketika diwawancarai oleh team prodi, Atika menceritakan “Kesan saya mengikuti lomba live design ini yaitu asik dan seru, saya bisa bertemu teman-teman yg baru dengan teknik desainnya yg berbeda-beda. ini adalah lomba desain pertama yang saya ikuti jadi harapan saya hanya ingin lebih mengasah kemampuan dan pengetahuan saya dalam dunia desain, karena menang atau kalah itu bonus diakhir”.

Lain halnya dengan Muhammad Aziz , iy mengatakan “Alhamdulillah, bisa ikut acara ini walaupun gamenang. Tapi emang tujuannya bukan buat menang tapi buat menunjukan eksistensi dan pembelajaran. Soalnya menang itu bonus”.

Syepry menambahkan, “kompetisi ini adalah tahapan awal dalam pembuatan sebuah sistem atau web site yang dilanjutkan dengan seminar untuk mahasiswa tingkat akhir, agar membatu dalam penyusunan skripsi atau kerja praktek.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *